HILWAH ~
Di ufuk usia yang tak lagi belia, beliau tetap menyala sebagai lentera, cahaya yang enggan padam oleh waktu, bukan sekedar amanah biasa yang dipikulnya, melainkan beban nurani dan tugas peradaban yang bertumpu pada rengkuh raganya
Pada hening sepertiga malam terakhir, ia bangkit menembus sunyi, merajut doa-doa yang bergetar di langit, memohon kepada Sang Pencipta agar langkah para muridnya diteguhkan dan masa depan mereka diterangi cahaya harap
Tuhan...
Teguhkanlah langkahnya dalam sunyi dan terang, anugerahkan sabar yang tak bertepi di dadanya, panjangkanlah umurnya dalam berkahMu, dan limpahkan sehat yang utuh pada raganya
Jadikan setiap helaan nafasnya bernilai ibadah, setiap lelahnya berbuah cahaya, dan setiap doanya kembali sebagai rahmat yang menaungi hidupnya dan mereka yang ia tuntun.
Catatan hati seorang santri yang mengharap Ridho Pak Kyai
@Mas_Adit
(IKAWEHA)



Komentar
Posting Komentar